pmb.sv.ugm.ac.id
Tentang UGM    Portal Akademik    IT Center    Perpustakaan    LPPM    Webmail
PENGUMUMAN
Vokasi UGM 4 kali Beruntun Pertahankan Gelar Juara Umum PORSENIGAMA
Mengatasi Website Rawan di Hack, Sekolah Vokasi UGM Gelar Pelatihan Keamanan Server dan Jaringan
Departemen THV Meriahkan Stand Bioresources Technology and Veterinary dalam The 10th Global RCE Conference and Exhibition 2016
Mahasiswa SV UGM Juarai English Debate Competition di Olimpiade Ilmiah Vokasi Nasional (OIVN) 2016
  Pengumuman lain





FACEBOOK


TWITTER

Prestasi


A. Sekolah Vokasi UGM, Juara Porsenigama 2014

Pekan Olahraga dan Seni Gadjah Mada (Porsenigama) adalah sebuah kompetisi yang mempertemukan mahasiswa-mahasiswi antar fakultas se-UGM untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Porsenigama diselenggarakan  pada tanggal 1 November 2014 sampai dengan 8 Desember 2014. Dalam ajang ini, Sekolah Vokasi berhasil menyabet gelar  juara umum  untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut yaitu dengan memperoleh 24 medali emas, 24 medali perak, dan 30 medali perunggu. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, dari Pembina UKM, tim official, seluruh sporter vokasi ugm, dan yang terpenting adalah para atlet yang sudah berjuang semaksimal mungkin saat bertanding.

 

Dalam rangka merayakan kemenangan Sekolah Vokasi yang telah berhasil mempertahankan predikat Juara Umum Porsenigama 2014, Sekolah Vokasi mengadakan acara tasyakuran pada hari Kamis, 18 Desember 2014 jam 18.30 yang bertempat di Hanggar Departemen Teknik Sipil SV UGM. Pada acara tasyakuran ini berlangsung pemotongan tumpeng oleh Bapak Wikan Sakarinto selaku Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan dari Band Sekolah Vokasi.


B. JAYAMAHE, Jawara Kapal Cepat Tak Berawak UGM

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) membuat dua buah kapal, yaitu Jayamahe dan Safinah One. Jumat (6/12/2013) kedua kapal yang ukuranya tak lebih besar dari monitar LCD ini dicoba di danau Sekolah Pascasarjana UGM. Ukuran kedua kapal itu lebih besar dari monitor LCD. Bila dimaksimalkan, kapal cepat tanpa awak itu dapat dimanfaatkan sebagai kapal penjaga perbatasan ataupun kapal pengintai.

Juru bicara tim kapal awak Jayamahe Nur Fattah mengatakan, kapal cepat tanpa awak ini menggunakan bahan bakar pertamax serta oli samping. Kapal mungil berwarna kombinasi biru dan orange itu dikendalikan dengan modul remote control, menggerakkan tuas gas dan haluan kapal. Jayamahe dilengkapi dengan mesin (special engine) 26 cc dan bentuk lambung kapal V (monohull) yang telah dimodifikasi.

Menurut Fattah, pengembangan kapal ini cukup potensial dijadikan sebagai kapal penjaga perbatasan ataupun kapal pengintai. Sebab, katanya, keunggulan Jayamahe dibandingkan kapal sejenisnya terdapat pada uji speed dan uji manuver.

"Kapal ini mampu melaju dengan kecepatan tinggi dan melakukan putaran haluan hingga 360 derajat pada satu titik. Kecepatan maksimal bahkan bisa mencapai 80 km per jam," papar Fattah didampingi Ketua Roboboat UGM Nikite Sulistiyana.

Berkat kepiawaiannya, Jayamahe berhasil meraih juara pertama pada Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2013 (KKCTBN 2013), di Camplong, Sampang, Madura. Jayamahe menyisihkan puluhan tim dari perguruan tinggi seluruh Indonesia, seperti ITB, UI, IPB dan Politeknik Negeri Bengkalis.

Tim Jayamahe terdiri dari Dany Ezah Fazwi (Teknik Mesin), Pandu Dwijayanto (Teknik Mesin), Davin Demas (Teknik Mesin), Febry Mulia (Teknik Mesin), Agung Nugroho (Teknik Mesin), Sukma Langgeng (Teknik Mesin), M. Nur Fattah (D3 Elins), Erwin Prawira (D3 Teknik Elektro) serta Abdurrahman Achmad (D3 Teknik Elektro).


C. COPTER BATIK VOKASI UGM JUARA 1  

KOMPETISI COPTER NASIONAL DI UNIBRAW MALANG

Tiga Mahasiswa D3 Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM, Moh Tarum N. Umam , Rifaldi Agustian, dan Mohhammad Tsalatsa Rizal berhasil menyabet gelar Juara 1 di Brawijaya Copter Competition (BCC) 2013 yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya Malang. Sebagai Juara Umum, tim Vokasi UGM mendapatkan Hadiah Uang Pembinaan sebesar Rp.10 juta.

Copter Vokasi UGM yang dinamai QOTIK (QuadCopter Batik) tampil sangat lincah dengan akurasi tinggi hingga berhasil menyisihkan Copter Antaboga-II dan Gandhela, keduanya wakil dari UNDIP Semarang, di posisi 2 dan 3. Selain ketiga juara tersebut, kompetisi tingkat nasional ini juga diikuti oleh wakil-wakil dari Universitas Jember, Institut Teknologi Nasional Malang, Universitas Pendidikan Indonesia, tim lain wakil dari FT-UGM serta beberapa tim wakil tuan rumah yaitu Universitas Brawijaya Malang. Mahasiswa yang ambil bagian pada kompetisi ini sebagian besar berasal dari kalangan S1 Teknik, serta sebagian dari Mahasiswa Diploma.

Ketiga mahasiswa D3 Teknik Mesin Vokasi UGM lolos dari tahap seleksi pada bulan Oktober 2013. Seleksi didasarkan pada 3 kriteria, yaitu Jenis Bahan, Kesesuaian Dimensi dan Inovasi Desain. Pada putaran final di Malang pada tanggal 3-5 Desember 2013, Body QOTIK yang didesain khusus dengan corak batik sebagai inspirasi dasar, berhasil menarik perhatian banyak orang. Copter batik ini dibuat dari bahan-bahan dasar yang mudah didapatkan, bahkan dipadukan dengan barang bekas yang sudah tidak digunakan lagi. Contohnya, cover-head nya dibuat dengan memanfaatkan mangkuk plastik. Serta frame utama dibuat dari triplek bekas dikombinasikan dengan aluminium. 

Jadi, QOTIK memenuhi tiga aspek dasar yaitu 1) teknologi modern, 2) nguri-uri budaya Indonesia berupa batik, serta 3) bahan dasar yang ramah lingkungan, murah dan pemanfaatan barang bekas.

Secara teknis, QOTIK yang memiliki bobot 1040 gram mampu mengangkat beban 400 gram, dengan durasi terbang selama 13 menit. Copter ini mampu melakukan berbagai manuver dengan kemampuan jelajah yang tinggi. Secara umum, Qotik bisa dikembangkan untuk berbagai keperluan misalnya, foto udara, pemetaan, pengambilan film, dan sebagainya. Kedepannya, Qotik akan dikembangkan terus dan dituntaskan menjadi produk yang memiliki manfaat langsung di berbagai bidang.


Terima kasih

1.     Dr. Wikan Sakarinto (Wakil Direktur SV-UGM Bid. Akademik & Kemahasiswaan)

2.     Dr. Eko Wismo (Dosen Pembimbing Mahasiswa) (Dosen Teknik Mesin SV-UGM)

3.     Setiawan BW, M.T. (Dosen Pembimbing Mahasiswa) (Dosen Teknik Mesin SV-UGM)
 

D. Science Camp Exchange Program 2013 Thailand

E. Enam Mahasiswa SV UGM Mengikuti Student Exchange Program di China

F. International Student Conference and Student Exchange 2013 – Ukraina

G. Asian Kosen Experience Program at Toyama, Japan

H. Mahasiswa Cengdu China di SV-UGM, Student Exchange Program

I. 11 Mahasiswa SV UGM kuliah di Yellow River Conservancy Technical Institute of China


Foto Terkait